Sebenarnya
aku sudah sangat sering ingin menulis mengenai kehidupanku, ya mungkin
begitulah secara singkatnya awal mula aku mulai menulis tulisan ini. Beberapa
temanku juga sepertinya sangat mendukung,salah satunya sebut saja Luqman, teman
satu kos, beberapa kali dia meminta ku untuk menuliskan apa yang memang sedang
kuhadapi dan kupikirkan. Namun, tentu aku memulai tulisanku kali ini adalah
bukan karena kehendak orang lain. Ya, kalian tau bahwa bagiku, kehendakku atas
diriku jauh lebih tinggi, dan kehendak orang lain hanya akan menjadi faktor
pendukung, sekalipun tidak jarang faktor pendukung dari orang lain bisa saja ku
abaikan...
Diatas segala kehendakku, aku tak pernah dapat mendeskripsikannya, bagaimana tidak? Hari ini aku berkehendak seolah atas diriku sendiri, namun aku sudah terlanjur percaya bahwa diatas kehendakku masih ada kehendak yang paling absolut, ya Kehendak Tuhan...
Bicara
tentang kehendak mungkin akan sangat membosankan, apalagi jika harus berada
pada awal tulisanku ini. Sebab, barangkali kalian juga pernah menyangka bahwa
diri sendiri memang nyata adanya berkehendak, tapi apakah kehendak kita itu
nyata? Atau kehendak itu muncul atas kehendak Tuhan juga? Aku tidak akan
menjawab itu, sebab sore ini tepat pukul 18:19 mendekati magrib tanggal 13 Mei
2020 aku selesai membaca bukunya Sujiwo Tejo dan DR. MN. Kamba dengan judul
“Tuhan Maha Asyik”. Lalu apa hubungannya? Tentu ada hubungannya, sebab di awal
bukunya, tepatnya dihalaman 19 buku tersebut membahas yang isinya “ Suatu
ketika Tuhan berfriman kepada Nabi Daud As: Engkau
berkehendak, AKU berkehendak. Yang berlaku adalah yang AKU kehendaki. Jika
engaku berserah diri kepada kehendak-Ku, aku memenuhi kehendakmu, dan jika
tidak, engkau akan lelah mengejar kehendakmu sedangkan yang terjadi adalah
kehendak-Ku jua”
Awalnya aku habis pikir bahwa ternyata susah payah
aku berkehendak, namun kehendak Tuhanlah yang akan bermain dalam kehidupanku, “lalu
buat apa aku diberi kehendak sendiri jika Kehendak Tuhanlah yang juga akan di
gunakan?” pertanyaan semacam itu muncul dalam pikiranku, susah memang untuk
menjawabnya….
See You!
aku akan melanjutkannya nanti...

0 comments:
Post a Comment